7 Pilihan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan

Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan

Pilihan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan | Sekalipun modal ventura bukan satu-satunya kunci sukses, jika modal ventura tidak cukup, perusahaan akan mandek.

Tapi yakinlah, karena ternyata masih banyak pilihan pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang tidak membutuhkan agunan. Penyedia layanan ini semakin terdiversifikasi, dari bank tradisional hingga teknologi keuangan (financial technology).

Banyak penyedia pinjaman modal juga memberikan kemudahan dalam proses pengajuan, kecepatan pembayaran dana, serta bunga dan biaya yang terjangkau. ingin tahu? Inilah pilihan pinjaman modal usaha tanpa jaminan terbaik!!

Daftar Pilihan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Pilihan pinjaman pertama yaitu Kredit Usaha Rakyat, atau KUR. KUR dibentuk oleh pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki usaha mikro, kecil dan menengah. Ini adalah pinjaman modal usaha dari pemerintahan.

KUR terutama memberikan pinjaman modal kepada perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, perikanan dan kelautan, industri, kehutanan dan layanan keuangan simpan pinjam.

Untuk menyukseskan rencana tersebut, pemerintah bekerjasama dengan sejumlah bank BUMN, seperti Bank BRI, Mandiri, BNI, Bank BTN, Bank Bukopin, Mandiri Syariah, dan juga BNI Syariah.

Layaknya pinjaman modal usaha mandiri, Bank Mandiri memberikan pinjaman multiguna mikro bagi pengusaha mikro dengan limit pinjaman hingga Rp 1 miliar, jangka waktu pinjaman 15 tahun, dan tingkat bunga tahunan 12%. Pinjaman mikro multiguna semacam ini bisa disebut pinjaman modal usaha kecil.

Rencana KUR dapat memberikan pinjaman kepada nasabah hingga 500 juta rupiah, dan bunganya juga sangat rendah yaitu 7% per tahun atau hanya 0,58% per bulan. Dan jangka waktu pinjaman adalah 6 tahun atau 72 bulan.

Mengenai syarat dokumen dalam memperoleh KUR yaitu berupa KTP, SIUP / TDP, Surat Keterangan Badan Usaha, Laporan Keuangan, Usulan Usaha dan juga persyaratan lain yang mungkin diperlukan pihak bank.

Syarat KUR ini memang lebih tinggi dari persyaratan KTA. Pasalnya, pemerintah hanya memberikan pinjaman kepada perusahaan yang memiliki viabilitas, potensi, prospek usaha yang baik, dan kemampuan mengembalikan pinjaman.

Baca:  Apa itu Rencana Investasi Sistematis dalam Reksadana

 2. Kredit Tanpa Aggunan (KTA)

KTA adalah pinjaman modal usaha yang dapat memberikan kredit tanpa mengenakan agunan berupa kendaraan, rumah, tanah, surat berharga dan aset lainnya.

Pinjaman modal usaha tanpa jaminan ini menjadikan KTA sebagai jenis pinjaman modal dan menjadi kata ganti di kalangan pemilik usaha.

Selain itu, keuntungan yang diberikan KTA sangat kecil, kurang dari satu persen, yang membuat pedagang lebih mengutamakan KTA.

Untuk KTA, kreditor biasanya memberikan pinjaman hingga Rp 20 hingga 300 juta sesuai syarat dan ketentuan masing-masing bank.

Dalam pengajuan KTA bisa dilakukan dengan menyiapkan dokumen sesuai persyaratan (seperti NPWP, SIUP, KTP, rekening koran dan juga kartu kredit). KTA ini memiliki persyaratan dan prosesnya sangat mudah, namun peluang untuk mendapatkan KTA tidaklah mudah.

Peminjam KTA masih harus memenuhi persyaratan pemeriksaan BI terlebih dahulu untuk memastikan bahwa sebelumnya tidak ada riwayat gagal bayar oleh pemberi pinjaman.

3. Modalku

Modalku adalah P2P yang menyediakan layanan pinjaman modal perusahaan tanpa jaminan untuk pemilik usaha kecil dan menengah (UKM). Modal usaha yang tersedia berkisar antara Rp50 juta hingga Rp2 miliar, dan jangka waktu pinjaman hingga 24 bulan.

Pinjaman modal ini dapat diajukan secara online melalui situs Modalku.

4. Koinworks

Untuk mengajukan tambahan modal usaha, Anda dapat memilih layanan KoinBisnis di website Koinworks.

Seperti Modalku, Koinworks juga bisa memberikan pinjaman modal hingga Rp 2 miliar. Anda dapat memilih jangka waktu pinjaman dari 6 bulan hingga 24 bulan.

5. Amartha

Amartha merupakan salah satu pionir P2P lending online di Indonesia yang memberikan pinjaman modal usaha mikro dan bantuan pengelolaan keuangan.

Menariknya, pengajuan pinjaman bisa berkelompok minimal 15 sampai 20 orang. Nantinya, setiap pemilik bisnis harus mengikuti pelatihan untuk membangun komitmen dan berbagi tanggung jawab atas pelunasan pinjaman.

Batas maksimal pinjaman modal kerja Amartha adalah Rp3,5 juta dan berjangka waktu 50 minggu. Pada saat yang sama, saat tim di lokasi Amartha menyelidiki calon peminjam, bunga dan biaya pinjaman Amartha akan diberitahukan.

Baca:  5 Hal Yang Harus Dipikirkan Sebelum Berinvestasi dalam Reksadana

6. Akseleran

Untuk mengembangkan bisnis Anda, Anda juga bisa mendapatkan lebih banyak dana dari Akseleran. Cukup lengkapi data diri berupa KTP, nomor rekening bank dan NPWP untuk melakukan pinjaman online.

Jika usahanya berada di luar Jabodetabek, Banten atau Bandung, minimal pinjaman yang bisa diajukan adalah Rp 200 juta.

7. Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja atau KMK bertujuan untuk mengembangkan bisnis yang lebih besar. Selain itu, dalam pinjaman ini ada syarat tertentu yang harus dipenuhi, yaitu badan usaha yang sudah memiliki izin serta telah beroperasi setidaknya 1 tahun.

Pinjaman modal kerja merupakan pinjaman jangka pendek dengan jangka waktu hanya satu tahun.

Dokumen yang harus disiapkan saat melakukan pinjaman jenis ini antara lain KTP, Kartu Keluarga, Buku Tabungan, Laporan Laba Rugi, dan bukti tanggungan serta pembayaran angsuran.

8. Kredit Investasi

Pinjaman investasi adalah pinjaman untuk berbagai kebutuhan bisnis.

Pinjaman ini biasanya digunakan untuk ekspansi atau peningkatan usaha, seperti pembelian dan pembukaan pabrik baru, pembangunan proyek baru, pembelian mesin dan bahan baku, pembelian tanah dan bangunan untuk usaha baru, dll.

Gunakan dana perusahaan yang baru saja digunakan untuk membayar kembali kredit investasi ini.

Karena masing-masing bank memiliki kebijakannya sendiri, jumlah uang tunai yang digunakan untuk pinjaman modal komersial yang diperoleh dari bank tersebut berbeda-beda. Jumlah maksimal yang dapat diberikan bank adalah 40 milyar rupiah dengan masa berlaku 15 tahun.

Bunga rata-rata yang dibebankan setiap tahun kurang dari 10%. Dokumen-dokumen berikut ini diperlukan untuk persetujuan berupa NPWP, SIUP, KTP, akta usaha dan juga rekening tabungan.

Itulah beberapa pilihan pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan usaha.