7 Daftar Investasi Reksadana Syariah Terbaik Indonesia | Mulai Rp 100.000

reksadana syariah terbaik

Reksadana syariah terbaik | Investasi sangat penting karena kita tidak ada yang bisa menebak kapan membutuhkan uang dalam jumlah besar. Bagi yang menginginkan situasi keuangan yang lebih baik di masa depan, Anda bisa berinvestasi di reksadana ini.

Manfaat Reksadana dapat Anda manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan melakukan investasi jangka panjang. Misalnya, modal investasi jangka panjang yang digunakan untuk membeli rumah.

Tidak hanya reksadana konvensional, terdapat beberapa reksadana syariah yang menggunakan syariat Islam dalam industri perbankan.

Jika Anda mencari investasi yang sesuai dengan syariat Islam, tidak ada salahnya mencoba reksadana syariah terbaik. Tapi pertama-tama kita harus memahami pengetahuan tentang investasi ini.

Apa itu Reksadana Syariah

Umumnya reksadana merupakan sarana investasi yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat. Setelah itu, dana tersebut akan dimasukkan ke dalam portofolio oleh Manajer Investasi (MI).

Pada gelombang pertama tanggal 3 Juli 1997, PT Danareksa Investment Management Company telah menerbitkan reksadana syariah.

Reksadana syariah adalah reksadana yang diterbitkan oleh bank yang menggunakan prinsip hukum Islam untuk mengelola dana atau modal yang ada.

Investasi syariah yang dilakukan sesuai dengan instrumen yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jenis Reksadana Syariah Terbaik

Ini sama dengan reksadana pada umumnya, reksadana syariah juga memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda sesuai fungsinya.

1. Reksadana syariah pasar uang

Investasi ini dilakukan pada instrumen reksadana pasar uang syariah dalam negeri. Seperti sekuritas syariah nasional dan deposito syariah. Jangka waktu investasi atau sisa jangka waktu tidak boleh lebih dari satu tahun.

Reksadana ini cocok untuk pemula karena berinvestasi pada instrumen keuangan jangka pendek dengan risiko paling rendah. Faktor keamanan ini membuat investasi ini di pasar uang kembali sangat kecil.

2. Reksadana syariah saham

Reksadana saham berinvestasi pada saham dalam kategori syariah. Investasi menyumbang setidaknya 80% dari portofolio saham yang dikelola. Reksadana tersebut memiliki imbal hasil saham yang tinggi, rata-rata lebih dari 10% hingga 20% per tahun.

Orang yang ingin mengumpulkan uang untuk pendidikan dan dana pensiun perlu mendapatkan keuntungan dari investasi ini. Sayangnya, imbal hasil yang tinggi juga memengaruhi tingginya risiko yang harus Anda hadapi.

Baca:  Apa itu Analisis Teknis dan Fundamental Forex

3. Reksadana syariah pendapatan tetap

Dalam reksadana ini, manajer investasi yang dikelola (MI) harus menginvestasikan minimal 80% dari nilai aset bersih (NAB). Investasi dilakukan dalam bentuk sekuritas syariah pendapatan tetap atau obligasi syariah.

Hasil reksadana pendapatan tetap syariah memberikan pengembalian yang relatif stabil. Namun, hasilnya adalah tingkat pengembaliannya tidak setinggi reksadana saham syariah.

4. Reksadana syariah campuran

Dalam investasi tersebut akan menginvestasikan pada saham secara rata-rata, dan rasio obligasi pendapatan tetap terhadap pasar uang mencapai 79%. Ketiga alat tersebut harus dimiliki oleh reksadana syariah campuran.

Pendapatan reksadana ini adalah antara reksadana ekuitas syariah dan reksadana pendapatan tetap. Risiko yang terjadi juga bergantung pada kedua reksadana tersebut.

7 Daftar Reksadana Syariah Terbaik

reksadana syariah terbaik

Ada banyak pilihan reksadana yang menyediakan investasi finansial. Terbitkan secara teratur daftar reksadana syariah terbaik dan paling banyak digunakan untuk klien. Di bawah ini adalah daftar dari beberapa reksadana syariah terbaik untuk dipilih.

1. Manulife Aset Manajemen Indonesia

Berdasarkan informasi yang dilansir Bareksa, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menduduki peringkat pertama dalam Asset Kelolaan (AUM) pada Januari 2020.

Anda dapat berinvestasi mulai dari Rp 100.000 dan dananya akan dialokasikan ke beberapa sektor korporasi besar seperti Astra International, Indofood CBP Sukses Makmur dan Telkom.

2. Eastspring Dana Obligasi Syariah

Eastspring Dana Obligasi menempati peringkat kedua di dalam AUM Januari 2020.

Eastspring Dana Obligasi Syariah menyediakan produk – produk yang dialokasikan pada sekuritas pendapatan tetap Syariah melalui dana investasi dengan imbal hasil yang lebih rendah dibandingkan saham tetapi tetap stabil.

Sekitar 80% dari dana yang dialokasikan digunakan di pasar mata uang.

3. BNP Paribas Pesona Syariah

BNP Paribas yang dikelola PT BNP Paribas Aset Manajemen (BNP AM) telah menempati peringkat ketiga AUM di Januari 2020. AUM BNPAM pada Januari 2020 mencapai 3,99 triliun Rupiah.

Dana yang dialokasikan ke BNP Paribas akan diinvestasikan di pasar saham dan mata uang sesuai dengan hukum Syariah.

4. TRIM Syariah Saham

Reksadana syariah terbaik dari saham TRIM tercatat sebagai reksa dana terpopuler. Hal itu terlihat dari data yang dirilis Bareksa per 23 Agustus 2019. Dalam satu tahun, tingkat pengembalian reksa dana mencapai 13,21%. 3,32% dalam 3 tahun; 12,18% dalam 5 tahun, mencapai 11,26%.

Dengan memiliki nilai Aktiva Bersih (NAB) Rp1.880,03, Reksadana ini telah dikelola oleh PT Trimegah Asset Management.

Baca:  Apa itu Sinyal Forex dan Mana yang Terbaik

Sejak diluncurkan pada 27 Desember 2006, dana kelolaan TRIM Syariah Saham telah mencapai 7,743 miliar Rupiah. Jika Anda berminat, Anda bisa berinvestasi di reksadana ini minimal Rp 100.000.

Investasi Anda yang ada di TRIM Syariah Saham ini akan dialokasikan ke Excelcomindo Pratama, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Telekomunikasi Indonesia Tbk dan juga Unilever Indonesia Tbk.

5. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Pada saat diluncurkan bulan November 2013, saham Sucorinvest Shariah telah menjadi pendatang baru di Lure. Tingkat pengembalian dalam 1 tahun terakhir dapat mencapai 9,33%; 3 tahun 60,48%; 5 tahun 50,79%, year-to-date (ytd) mencapai 15,45%.

Selama ini Sucorinvest Sharia telah mengelola dana sebesar Rp188,158 miliar. Bagi yang berminat berinvestasi reksadana di sini, yang perlu Anda lakukan hanyalah deposit mulai Rp 100.000.

Setelah itu, dana Anda akan diinvestasikan dalam 80% hingga 100% sekuritas saham syariah, atau mungkin 20% instrumen pasar uang.

Portofolio investasi Sucorinvest Shariah meliputi Aneka Tambang Tbk; Astra International Tbk; Buyung Poetra Sembada Tbk; KMI Wire and Cable TBK dan Samindo Resources TBK.

6. Batavia Dana Saham Syariah

Sejak didirikan Juli 2007, reksadana ini telah mengelola dana hingga Rp 139 miliar. Dana investor diinvestasikan kembali dalam saham, obligasi, dan sekuritas saham lainnya, terhitung 80% hingga 100%.

Ia juga dapat berinvestasi di sekuritas hutang atau pasar mata uang sesuai dengan prinsip – prinsip Islam, hingga maksimum 20%.

Portofolio Batavia Sharia Stock Fund meliputi Astra International Tbk; Indofood CBP Sukses Makmur Tbk; Semen Indonesia (Persero) Tbk; Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan Unilever Indonesia Tbk.

Sementara itu, imbal hasil reksa dana mencapai 6,68% (year-to-date) dan 8,20% tahun lalu. Sayangnya, dalam kurun waktu 3 dan 5 tahun, kinerja reksadana kurang baik bahkan kurang dari 2%.

7. CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah

Imbal hasil year-to-date (ytd) reksadana tersebut yang dikelola PT Principal Asset Management ini adalah 5,36%. Sementara itu dalam kurun waktu satu tahun mencapai 7,43%.

Sejak diluncurkan pada September 2007, Pimpinan CIMB – Principal Islamic Equity Growth Syariah telah mengelola dana sebesar Rp 13.846,4 miliar.

Bagi yang berminat dengan investasi terbaik ini, Anda bisa menginvestasikan Rp 100.000 untuk mulai membeli. Setelah itu, dana Anda akan diinvestasikan kembali di pasar saham dan mata uang.

Portofolio reksadana investasi saham syariah utama CIMB meliputi Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Astra International Tbk, Indofood Sukses Makmur Tbk, Unilever Indonesia Tbk dan Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk;.

Default image
Syarif