10 Investasi Online yang Menjanjikan di Era Digital

investasi online yang menjanjikan
by freepik

10 Investasi Online yang Menjanjikan – Investasi online adalah salah satu cara untuk mengembangkan aset dan mendapatkan penghasilan tambahan di era digital ini.

Investasi online memiliki beberapa kelebihan, seperti mudah diakses, fleksibel, dan beragam pilihan. Namun, investasi online juga memiliki risiko yang harus diwaspadai, seperti penipuan, fluktuasi harga, dan ketidakstabilan pasar.

Oleh karena itu, sebelum memilih investasi online yang menjanjikan, Anda harus memperhatikan beberapa hal, seperti:

  • Tujuan dan jangka waktu investasi
  • Profil risiko dan toleransi kerugian
  • Modal dan biaya investasi
  • Keuntungan dan potensi pertumbuhan investasi
  • Legalitas dan reputasi platform investasi

Setelah mempertimbangkan hal-hal tersebut, Anda bisa memilih investasi online yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Berikut adalah 10 investasi online yang menjanjikan yang bisa Anda pertimbangkan:

10 Pilihan Investasi Online yang Menjanjikan

1. Peer-to-peer (P2P) Lending

P2P lending adalah salah satu investasi online yang menjanjikan. Investasi online ini mempertemukan antara pemberi pinjaman (lender) dan peminjam (borrower) melalui platform digital.

Anda bisa menjadi lender dan mendapatkan bunga dari pinjaman yang Anda berikan kepada borrower. Biasanya, borrower adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha.

Keuntungan investasi P2P lending adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp100.000
  • Bunga tinggi, mulai dari 12% hingga 30% per tahun
  • Diversifikasi risiko dengan menyebarkan pinjaman ke banyak borrower
  • Mendukung pertumbuhan ekonomi dengan membantu UMKM

Namun, investasi P2P lending juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko gagal bayar dari borrower
  • Risiko likuiditas jika pinjaman tidak tersalurkan atau tidak bisa ditarik
  • Risiko penipuan atau platform tidak berizin

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform P2P lending yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beberapa contoh platform P2P lending yang terdaftar di OJK adalah:

  • Amartha
  • KoinWorks
  • Modalku
  • Investree
  • Akseleran

2. Trading Forex

Trading forex adalah investasi online yang melibatkan transaksi jual beli mata uang asing (valas) melalui broker atau platform digital. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual valas yang berfluktuasi setiap saat.

Keuntungan investasi trading forex adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp100.000
  • Likuiditas tinggi, bisa melakukan transaksi kapan saja selama 24 jam
  • Leverage tinggi, bisa memperbesar potensi keuntungan dengan modal kecil
  • Diversifikasi portofolio dengan bermacam pasangan mata uang

Namun, investasi trading forex juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko leverage tinggi, bisa memperbesar potensi kerugian dengan modal kecil
  • Risiko volatilitas harga yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, dan sosial global
  • Risiko penipuan atau broker tidak berizin

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih broker forex yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Beberapa contoh broker forex yang terdaftar di Bappebti adalah:

  • Monex Investindo Futures
  • Octa Investama Berjangka
  • GKInvest
  • MRG Trade
  • Soegee Futures
Baca:  Cara Daftar Reksadana BCA: Pengertian, Jenis, dan Keuntungan

3. Investasi Emas

Investasi emas adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan emas batangan atau koin melalui platform digital. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual emas yang cenderung naik dalam jangka panjang.

Keuntungan investasi emas online adalah:

  • Mudah dan praktis, tidak perlu menyimpan fisik emas
  • Aman dan terjamin, emas disimpan di brankas penyimpanan emas (safe deposit box)
  • Harga transparan dan kompetitif, mengikuti harga pasar internasional
  • Nilai tukar tinggi, bisa ditukar dengan uang tunai atau fisik emas

Namun, investasi emas online juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran global
  • Risiko biaya administrasi dan penyimpanan yang dikenakan oleh platform
  • Risiko penipuan atau platform tidak berizin

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi emas online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi emas online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Tokopedia Emas
  • Bukalapak Emas
  • Pegadaian Digital
  • IndoGold
  • Pluang Emas

4. Investasi Reksadana Online

Investasi reksadana online adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan unit penyertaan reksadana melalui platform digital.

Reksadana adalah tempat untuk menghimpun dana dari masyarakat yang nantinya akan diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Keuntungan investasi reksadana online adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp10.000
  • Pilihan produk beragam, sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi
  • Pengelolaan profesional, dilakukan oleh manajer investasi berpengalaman
  • Transparansi informasi, bisa melihat kinerja dan biaya reksadana

Namun, investasi reksadana online juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi nilai unit penyertaan yang dipengaruhi oleh kinerja portofolio efek
  • Risiko likuiditas jika sulit menjual unit penyertaan reksadana
  • Risiko biaya administrasi dan pengelolaan yang dikenakan oleh platform dan manajer investasi

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi reksadana online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi reksadana online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Bibit
  • Tanamduit
  • Bareksa
  • Ajaib
  • Finansialku

5. Investasi Surat Utang Negara (SUN)

Investasi SUN adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia melalui platform digital.

Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bunga atau kupon yang dibayarkan secara berkala oleh pemerintah.

Keuntungan investasi SUN adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp100.000
  • Risiko rendah, karena dijamin oleh pemerintah Indonesia
  • Bunga tetap atau mengambang, sesuai dengan jenis SUN yang dipilih
  • Pajak rendah, hanya 15% dari bunga atau kupon

Namun, investasi SUN juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi harga SUN yang dipengaruhi oleh suku bunga pasar
  • Risiko likuiditas jika sulit menjual SUN di pasar sekunder
  • Risiko biaya administrasi dan transaksi yang dikenakan oleh platform

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi SUN yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi SUN yang terdaftar di OJK adalah:

  • e-SBN (e-Surat Berharga Negara)
  • Tanamduit
  • Bareksa
  • Finansialku
  • Investree
Baca:  8 Produk Reksadana Saham Terbaik dengan Rutrn Tinggi

6. Investasi Deposito Online

Investasi deposito online adalah investasi online yang menjanjikan. Ini melibatkan penempatan dana dalam jangka waktu tertentu melalui platform digital. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bunga yang dibayarkan secara berkala atau di akhir jangka waktu oleh bank.

Keuntungan investasi deposito online adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp500.000
  • Risiko rendah, karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
  • Bunga tetap, sesuai dengan suku bunga deposito yang ditetapkan oleh bank
  • Fleksibel, bisa memilih jangka waktu mulai dari – Fleksibel, bisa memilih jangka waktu mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan

Namun, investasi deposito online juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko bunga rendah, dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya
  • Risiko denda atau penalti jika menarik dana sebelum jatuh tempo
  • Risiko pajak, sebesar 20% dari bunga deposito

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi deposito online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi deposito online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Jenius
  • Digibank
  • PermataME
  • OCBC NISP ONe Mobile
  • CIMB Clicks

7. Investasi Crypto Currency

Investasi crypto currency adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan mata uang digital atau aset kripto melalui platform digital.

Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual crypto currency yang berfluktuasi setiap saat.

Keuntungan investasi crypto currency adalah:

  • Modal awal rendah, bisa membeli sebagian kecil dari satu crypto currency
  • Likuiditas tinggi, bisa melakukan transaksi kapan saja selama 24 jam
  • Potensi keuntungan besar, karena harga crypto currency bisa naik secara signifikan
  • Diversifikasi portofolio dengan berbagai jenis crypto currency

Namun, investasi crypto currency juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko volatilitas harga yang sangat tinggi dan tidak terprediksi
  • Risiko keamanan dan privasi yang rentan terhadap serangan hacker atau pencurian data
  • Risiko legalitas dan regulasi yang belum jelas di Indonesia
  • Risiko biaya transaksi dan penyimpanan yang dikenakan oleh platform

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi crypto currency yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Beberapa contoh platform investasi crypto currency yang terdaftar di Bappebti adalah:

  • Indodax
  • Tokocrypto
  • Pintu
  • Zipmex
  • Luno

8. Investasi Saham Online

Investasi saham online adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan saham perusahaan yang terdaftar di bursa efek melalui platform digital.

Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual saham serta dividen yang dibagikan oleh perusahaan.

Keuntungan investasi saham online adalah:

  • Modal awal rendah, mulai dari Rp100.000
  • Likuiditas tinggi, bisa melakukan transaksi pada jam perdagangan bursa efek
  • Potensi keuntungan besar, karena harga saham bisa naik secara signifikan
  • Diversifikasi portofolio dengan berbagai jenis saham

Selain itu, dalam investasi saham online pun memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi harga saham yang dipengaruhi oleh kinerja perusahaan dan kondisi pasar
  • Risiko likuiditas jika sulit menjual saham di pasar sekunder
  • Risiko biaya transaksi dan administrasi yang dikenakan oleh platform dan perusahaan efek
  • Risiko pajak, sebesar 0,1% dari nilai transaksi jual saham
Baca:  10 Cara Belajar Main Saham untuk Pemula dan Keuntungan

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi saham online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi saham online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Ajaib
  • Bibit
  • Stockbit
  • Bareksa TradePro
  • eSmart BNI Sekuritas

9. Investasi Properti Online

Investasi properti online adalah investasi online yang menjanjikan karena melibatkan pembelian dan penjualan properti seperti rumah, apartemen, tanah, atau ruko melalui platform digital.

Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual properti serta sewa atau penghasilan pasif dari properti.

Keuntungan investasi properti online adalah:

  • Modal awal rendah, bisa membeli sebagian kecil dari satu properti
  • Risiko rendah, karena harga properti cenderung naik dalam jangka panjang
  • Potensi keuntungan besar, karena harga properti bisa naik secara signifikan
  • Diversifikasi portofolio dengan berbagai jenis properti

Namun, investasi properti online juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi harga properti yang dipengaruhi oleh lokasi, permintaan, dan penawaran
  • Risiko likuiditas jika sulit menjual properti di pasar sekunder
  • Risiko biaya administrasi dan perawatan yang dikenakan oleh platform dan pengelola properti
  • Risiko pajak, sebesar 2,5% dari nilai jual objek pajak (NJOP) properti

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi properti online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi properti online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Tanifund
  • Ethis
  • Crowde
  • Investree
  • DanaRupiah

10. Investasi Startup Online

Investasi startup online adalah investasi online yang melibatkan pembelian dan penjualan saham atau kepemilikan perusahaan rintisan (startup) melalui platform digital.

Anda bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual saham atau kepemilikan startup serta dividen atau penghasilan pasif dari startup.

Keuntungan investasi startup online adalah:

  • Modal awal rendah, bisa membeli sebagian kecil dari satu startup
  • Potensi keuntungan besar, karena harga saham atau kepemilikan startup bisa naik secara signifikan
  • Diversifikasi portofolio dengan berbagai jenis startup
  • Mendukung pertumbuhan ekonomi dengan membantu startup berkembang

Namun, investasi startup online juga memiliki risiko, seperti:

  • Risiko fluktuasi harga saham atau kepemilikan startup yang dipengaruhi oleh kinerja dan kondisi pasar
  • Risiko likuiditas jika sulit menjual saham atau kepemilikan startup di pasar sekunder
  • Risiko gagal bayar atau kebangkrutan dari startup
  • Risiko biaya administrasi dan transaksi yang dikenakan oleh platform

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih platform investasi startup online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Beberapa contoh platform investasi startup online yang terdaftar di OJK adalah:

  • Akseleran
  • Modal Rakyat
  • KitaBisa
  • Kitabisa Equity
  • Angel Investment Network Indonesia

Demikian 10 investasi online yang menjanjikan yang bisa Anda coba. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berinvestasi!