Syarif Syarif seorang Digital Marketing, SEO Specialist, dan Digital Writing. Saat ini memiliki kesibukan mengelola beberapa web / Blog dan memiliki hobi bermain Game.

14 Contoh Usaha Kecil Menengah yang Menjanjikan

8 min read

usaha kecil menengah

 

usaha kecil menengahDengan bantuan pemerintah, bisnis UKM bisa berkembang pesat. Bisnis mandiri yang bisa dikejar oleh pengusaha usaha kecil menengah (UKM) memilih jenis bisnis yang populer dan strategi pengembangan yang tepat.

Apa itu Usaha Kecil Menengah?

Usaha kecil menengah adalah usaha kecil dan menengah yang dijalankan dan bukan anak perusahaan atau cabang dari perusahaan mana pun. Dengan demikian, secara tidak langsung pengertian usaha kecil menengah adalah pendapatan usaha kecil kurang dari 300 juta dan jumlah pekerjanya dibawah 20. Selain itu, perusahaan menengah dengan pendapatan kurang dari 500 juta memiliki kurang dari 30 karyawan.

14 Contoh Ide Usaha Kecil Menengah

1. Skin Care dan Kosmetik

Produk Skin Care dan juga kosmetik juga dapat di jadikan pilihan dalam usaha kecil menengah. Pasalnya, industri Skin Care dan kosmetik Indonesia cukup menjanjikan.

Menurut laporan Kementerian Perindustrian, industri kosmetik mencapai pertumbuhan 20% pada 2017. Menurut laporan Kementerian Perindustrian, 95% industri kosmetik nasional masih didominasi oleh industri kecil dan juga menengah.

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, target pasar saat ini bukan hanya perempuan, tapi juga laki-laki, dan kini menjadi pasar potensial untuk industri skin care dan kosmetik. Selain itu, tren dalam penggunaan bahan alami sangat populer di kalangan pelanggan kosmetik seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memulai usaha kecil dan menengah di bidang kosmetik dan perawatan kulit, pastikan juga untuk mempertimbangkan produk pria sebagai target pasar dan menggunakan bahan-bahan alami.

2. Fashion

usaha kecil menengah

Tentunya, perusahaan di industri pakaian masih menjadi ekonomi utama Indonesia, terutama perusahaan yang beroperasi secara online. Menurut Jakarta Post, produk fashion menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat Indonesia saat berbelanja online.

Cakupan industri pakaian sangat luas, mulai dari pakaian, celana, aksesoris hingga sepatu. Bagi yang memiliki passion di industri fashion, jika ingin memulai usaha kecil menengah di industri fashion tidak perlu ragu.

Anda dapat menjual produk brand ternama, atau Anda bisa membuat brand fashion sendiri. Orang Indonesia juga memiliki permintaan yang tinggi untuk merek pakaian lokal.

Dengan eCommerce atau toko online, pemilik brand lokal dapat menjual produknya ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Ada banyak brand clothing lokal yang sukses menjual produknya secara online, seperti Erigo, Men’s Republic dan Nokha.

3. Perlengkapan Bayi

Contoh usaha kecil menengah ini mungkin tampak biasa-biasa saja. Namun, menurut lembaga riset Indonesia Sigma Research, nilai pasar produk tersebut pada 2017 mencapai Rp 88,1 triliun.

Melihat besarnya peluang bisnis di industri ini, Anda bisa memulai usaha kecil menengah dengan menjadi distributor produk bayi, seperti baju bayi, mainan bayi, botol susu, perlengkapan mandi bayi, dll.

4. Kuliner

Setiap orang akan selalu mencari masakan yang berhubungan dengan makanan ini untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Maka dari itu, jika berhasil maka bisnis UKM di bidang kuliner tidak akan pernah mati.

UKM memiliki usaha ganda di bidang kuliner yaitu jajanan (snack), minuman dan makanan pokok. Semua kategori bisnis kuliner ini memiliki peluang dan prospek pengembangan yang baik yang dapat membantu Anda memulai usaha kecil menengah (UKM).

Di bidang kuliner, banyak UKM yang berhasil. Dalam jajanan semacam ini, kita bisa menyebut keripik Maicih kreasi Reza Nurhilman. Untuk jenis minuman sebut saja Munriati’s es teler 77, dan untuk jenis makanan pokok bisa Pecel Lele Lela ciptaan Rangga Umara.

Jika ingin melihat sekarang dari omzet dan banyaknya cabang, ketiga contoh bisnis kuliner di atas memang sudah berhasil. Kalaupun ditilik dari keadaan saat ini sepertinya tidak seperti kelas usaha kecil, namun perlu Anda ketahui bahwa ketiganya memulai usahanya dari skala kecil.

5. Bidang Pendidikan

Jika Anda tertarik dan memiliki passion di dunia pendidikan, maka Anda bisa membuka usaha di bidang pendidikan. Pendidikan semakin perlu disikapi dengan serius dan menjadi syarat mutlak untuk bisa menghadapi masa depan yang lebih cerah, yang membuat banyak orang menempuh jenjang pendidikan tertinggi.

Maka dari itu, dari sini akan banyak peminat di masyarakat yang bisa mengenyam pendidikan. Untuk skala kecil mungkin sulit bagi Anda untuk membuka sekolah yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Namun, jika Anda memiliki sedikit uang untuk memulai bisnis di bidang pendidikan ini, maka peluang Anda tidak akan tertutup. bagaimana itu? Anda dapat menawarkan kursus atau les dan lembaga pendidikan non formal lainnya. Lembaga ini tidak akan membuat Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk memulai.

Saat ini, contoh keberhasilan usaha pendidikan dari usaha kecil adalah Ganesha Operations (GO). Lembaga pendidikan yang dirintis Bob Foster memang berhasil memberikan bimbingan belajar sebagai pemimpin bangsa Indonesia.

Baca:  8 Pilihan Bisnis Online untuk Pelajar yang Menghasilkan

 Contoh lainnya adalah Robota Robot School yang merupakan institusi pendidikan robot terbesar di Indonesia dan mulai menyebar ke seluruh masyarakat Indonesia. Selain Ganesha Operation dan Robota Robotics School, juga terdapat International Language Program (ILP) yaitu lembaga pendidikan bahasa Inggris. ILP yang kini menawarkan kemitraan bisnis waralaba juga telah memulai usaha kecil menengah (UKM).

6. Otomotif

usaha kecil menengah

Apakah Anda tertarik dan sangat menyukai dunia mobil? Mengapa tidak memulai bisnis UKM di bidang otomotif saja? Dengan hobi Anda sendiri, Anda bisa menjadikan bisnis ini sukses. Dengan pertumbuhan dan perkembangan industri otomotif Indonesia, konsumen tumbuh setiap tahun, dan Anda bisa memulai dari yang kecil.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang memulai karirnya di perusahaan kecil dan menengah: AHRS (Asep Hendro Racing Sport) juga memulai bisnis ini dari sebuah perusahaan kecil.

Selain menyediakan sparepart, Anda juga bisa mengoperasikan usaha kecil menengah di industri otomotif dengan menjual jasa cuci mobil, jual helm dan perlengkapan mengemudi, atau membuka bengkel.

7. MUA

Jika Anda tidak memiliki ketertarikan nyata pada perusahaan kecil dan menengah yang menjual produk, Anda juga bisa menggunakan perusahaan jasa, salah satunya adalah makeup artist (MUA). Usaha ini semakin populer karena banyaknya wanita yang ingin tampil cantik dengan riasan yang profesional.

Layanan ini biasanya dibutuhkan pada saat-saat seperti wisuda, lamaran, pernikahan, pengambilan foto dan acara penting lainnya. Selain itu, jika Anda sudah cukup mahir, Anda juga dapat membangun kursus.

Untuk menarik lebih banyak konsumen, Anda harus mendaftar online untuk katalog penata rias, seperti Go Glam ataupun HelloBeauty.Lebih baik lagi, Anda mempunyai situs web resmi.

8. Furnitur

Bisnis furniture memang tidak sepopuler jenis bisnis lainnya di dunia maya. Namun, bisnis furnitur menyumbang 16,9% dari omset e-commerce Indonesia pada 2017 lalu.

Kini, pelanggan tidak perlu pergi ke toko untuk membeli furnitur yang mereka butuhkan. Pelanggan dapat melihat furnitur yang ingin mereka beli secara online atau membeli secara online. Atau, pelanggan dapat melihat furnitur secara online dan membelinya di toko fisik.

agi yang ingin memulai usaha kecil menengah di bidang ini, Anda harus memulai pemasaran secara online. Anda dapat membuat situs toko online furnitur sendiri dan bekerja sama dengan pasar furnitur khusus.

9. Penginapan

Tren backpacker di Indonesia telah meningkatkan permintaan akan fasilitas akomodasi murah seperti hotel dan hostel.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah tujuan wisata, bisa mencoba usaha kecil menengah di bidang akomodasi atau penginapan. Dibandingkan dengan hotel, hostel dan wisma tidak mahal, karena fasilitas yang disediakan biasanya berupa kamar mandi, sarapan, tempat tidur serta fasilitas lainnya.

Jika Anda tidak dapat membangun penginapan, Anda dapat memanfaatkan aplikasi berbagi rumah, seperti AirBnB. Dengan aplikasi ini, Anda dapat menghasilkan uang dengan menyewakan rumah kepada wisatawan.

10. Jasa Foto dan Video

Usaha kecil menengah juga perlu mempertimbangkan layanan foto dan video. Meskipun sekarang hampir semua orang dapat menggunakan kamera ini, mereka mungkin tidak dapat menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi.

Layanan foto dan video biasanya dibutuhkan untuk merekam momen-momen penting, seperti menjelang wisuda, ulang tahun, pernikahan, pernikahan, dan anniversary. Untuk foto pernikahannya sendiri sempat populer di Instagram melalui tagar #weddingphotography.

11. Agrobisnis

Tanah subur Indonesia tidak diragukan lagi merupakan modal yang baik untuk pengembangan usaha agrobisnis kecil dan menengah. Agrobisnis sendiri merupakan suatu usaha di bidang pertanian, perkebunan dan juga peternakan.

Dengan menyediakan tanah yang Anda miliki, yang harus Anda lakukan adalah membeli bibit tanaman yang lebih murah, menanam untuk digunakan nanti, dan pada akhirnya mendapatkan keuntungan dari panen.

Produk agrobisnis tertentu yaitu sayur mayur, buah-buahan dan hasil ternak yaitu daging, telur atau susu. Terlihat dari hasil UKM perusahaan agrobisnis yang produknya akan selalu dicari oleh konsumen.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu mengkhawatirkan pangsa pasar. Agar bisnis ini sukses, Anda perlu memperhatikan secara serius kualitas produk agribisnis yang dihasilkan. Contoh agribisnis yang sukses adalah kemchick Bob Sadino.

Bob Sadino berawal sebagai usaha kecil dan telah berhasil mengembangkan Kemchick menjadi perusahaan berstandar modern dan berkualitas tinggi, serta memiliki cabang di banyak tempat.

12. Bidang Teknologi Internet

Kini, di era yang kompleks ini, usaha kecil dan menengah memang bisa menggunakan bisnis “startup” untuk membidik bisnis digital berbasis teknologi internet. Permintaan publik yang terus meningkat akan informasi, hiburan, dan juga layanan telah membuat laba startup semakin tinggi.

Apalagi tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mengembangkan bisnis ini. Anda hanya perlu menyediakan aplikasi atau situs untuk membangun server sendiri menggunakan server yang dapat dibeli dengan harga yang terjangkau.

Anda dapat memilih beberapa jenis bisnis digital berbasis internet (bisnis startup) sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti di #eCommerce, #mediaonline, #aplikasi dan bidang lainnya.

Contoh startup yang sukses di Indonesia antara lain kaskus yang dipelopori oleh pendiri Andrew Darwis, Arnold Sebastian, pendiri BukaLapak.com Ahmad Zaky, dan komik digital Si Juki, yang memberikan konten segar dan menarik kepada pembaca.

13. Digital Marketing Agency

Sekarang, hampir semua pengalaman berbelanja dimulai dengan mesin pencari Google atau media sosial. Namun, tidak banyak pemilik usaha kecil dan menengah yang memahami cara melakukan digital marketing dengan baik.

Baca:  Cara Menjadi Reseller Produk Luar Negeri

Bagi yang memiliki pengetahuan profesional di bidang pemasaran digital (seperti optimisasi mesin pencari (SEO), penulisan konten, copywriting, penulisan situs web), disarankan untuk membuka usaha di bidang ini.

14. Buku

book

Dengan internet, Anda sekarang tidak perlu membeli buku langsung dari toko buku. Pelanggan dapat membeli buku secara online melalui situs web, media sosial, atau eCommerce.

Untuk usaha kecil menengah ini, Anda bisa menjual buku secara online, atau Anda bisa membuat toko fisik dalam waktu yang bersamaan. Namun pertama-tama, Anda perlu melakukan riset pasar terlebih dahulu agar dapat memberikan harga dan layanan yang kompetitif dibandingkan toko buku yang mainstream.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui buku mana saja yang sulit ditemukan di toko buku mainstream, misalnya buku impor atau buku langka yang banyak peminatnya. Karenanya, toko buku online Anda bisa bersaing dengan toko buku mainstream.

Cara Mengelola Modal Usaha Kecil Menengah

Pada dasarnya, mungkin tidak ada cara yang pasti untuk mengelola modal usaha karena setiap perusahaan memiliki aturan dan cara sendiri dalam mengalokasikan modal.

Jadi, bagaimana Anda mengelola modal usaha secara efektif? Anda mungkin dapat menggunakan beberapa teknik berikut untuk terus menjalankan bisnis Anda dengan menggunakan modal perusahaan yang memenuhi alokasi.

Buat Rekening Terpisah

Bahkan jika Anda baru memulai bisnis kecil, memisahkan keuangan perusahaan dari keuangan pribadi tidak akan menimbulkan kerugian. Ini diperlukan untuk membantu Anda mencatat pengeluaran dan pendapatan bisnis secara lebih detail dan akurat, serta untuk membantu Anda mengelola arus kas dengan baik. Buat akun khusus untuk bisnis Anda agar dana pribadi Anda tidak tertukar dengan modal ventura setiap kali ada masalah keuangan.

Fokus Pada Satu Bisnis

Fokus pada ruang lingkup bisnis Anda saat ini. Jika tujuan bisnis Anda belum tercapai, jangan menambahkan bisnis lain terlalu cepat. Ini dapat mempengaruhi status modal Anda dan menyebabkan ketidakstabilan keuangan di perusahaan. Selain itu, fokus Anda akan terbagi-bagi sehingga bisnis yang sedang berjalan tidak dapat berjalan dengan maksimal.

Kurangi Berutang

Salah satu alasan umur panjang perusahaan adalah jeratan hutang. Jika Anda baru memulai bisnis, hindari meminjam uang saat tidak diperlukan. Misalnya, meski masih bisa mengirim barang lewat pos atau layanan Gojek dan Grab Bike, Anda juga bisa mengeluarkan uang untuk membeli truk kiriman khusus.

Jika penghasilan Anda tidak mencukupi, jangan gagal bayar utang. Kami menganjurkan agar Anda terlebih dahulu menggunakan modal usaha sendiri untuk menjalankan bisnis Anda, dan setelah Anda merasa mampu, Anda dapat meminjam atau berhutang kepada orang lain atau lembaga keuangan. Sebelum berhutang, periksa perjanjian yang diberikan oleh pemberi pinjaman. Jangan tertipu hanya karena kurangnya ketelitian.

Melakukan Konsultasi

Salah satu rahasia memulai bisnis jangka panjang adalah mengetahui saran dan komentar keluarga, teman dan mitra bisnis. Anda juga bisa berkonsultasi. Konsultasikan dengan kenalan berpengalaman, terutama penasihat keuangan.

Jika Anda khawatir dengan harga yang mahal, Anda dapat bertanya kepada keluarga atau teman Anda yang terlibat dalam memulai bisnis Anda sendiri.

Memonitor Arus Keuangan

Semakin lancar proses keuangan Anda (terutama dalam hal pendapatan), semakin lancar Anda dapat memenuhi semua kewajiban perusahaan. Jika terjadi kesalahan berarti ada masalah dengan cara Anda mengelola modal usaha selama ini.

Jika pengusaha besar membuat anggaran tahunan, maka pengusaha pemula (terutama usaha kecil menengah) harus lebih sering melakukannya. Misalnya, buat anggaran setiap bulan, setiap triwulan atau enam bulan. Dari situ, Anda sudah bisa mengetahui apakah proses keuangan bisnis lancar atau malah bermasalah.

Cara Mengembangkan Usaha Kecil Menengah agar Sukses

Lantas, apa saja tips dan trik berikut ini? Nah, berikut beberapa tips yang harus diterapkan jika usaha kecil menengah ingin sukses:

1. Strategi Memajukan Usaha Kecil

Setiap pengusaha membutuhkan strategi bisnis untuk mengembangkan bisnisnya, begitu pula Anda.

Pasalnya selain memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis, strategi itu sendiri juga membantu Anda lebih mudah dalam menentukan budget yang harus Anda keluarkan, tindakan yang harus Anda lakukan, dan menjadi acuan untuk memulai bisnis Anda.

2. Hemat dengan Anggaran Operasional

Metode ini berguna untuk meminimalkan pengeluaran modal operasional. Jika Anda dapat mengurangi pengeluaran bisnis bulanan Anda, mengapa tidak?

Perusahaan kecil ini mengembangkan teknologi yang memperkenalkan diri mereka sendiri, dan tujuan utamanya adalah meminimalkan pengeluaran, terutama pengeluaran operasional yang tidak perlu.

3. Ketahui Harga Pasar

Untuk mengembangkan bisnis Anda, Anda harus selalu memperhatikan dan memahami harga pasar. Alasannya adalah dengan cara ini, Anda akan tahu berapa harga sebenarnya produk Anda. Selain itu, cara ini juga berguna saat harga suatu produk naik atau turun.

4. Pahami Pesaing Anda

Mengetahui dan memahami pesaing bisnis adalah tindakan wajib, dan Anda harus melakukannya. Pasalnya dengan cara ini, Anda akan selalu termotivasi untuk menciptakan inovasi terbaru.

Tidak hanya itu, tips mengembangkan usaha kecil ini juga akan membuat Anda lebih dinamis dari pesaing Anda dan berusaha untuk membuat produk yang lebih baik dan lebih baik.

5. Walaupun Usaha Kecil, Lakukan Investasi

Jika bisnis Anda besar dan berkembang dengan baik, Anda harus berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan berlipat. Pada saat yang sama, terdapat beberapa metode investasi, mulai dari pasar saham, mendirikan perusahaan baru, bahkan memasuki pasar valuta asing atau forex.

Syarif
Syarif Syarif seorang Digital Marketing, SEO Specialist, dan Digital Writing. Saat ini memiliki kesibukan mengelola beberapa web / Blog dan memiliki hobi bermain Game.
×

Tingkatkan keahlian dan siap kerja dengan ikut kursus gratis

Disini