Community Marketing Adalah, Tipe, Manfaat, Startegi, Jenis dan Contoh

community marketing adalah

Community marketing adalah – Salah satu cara agar bisnis startup Anda tetap bebas biaya pada tahap awal pengembangan adalah dengan menggunakan strategi community marketing.

Bisnis startup adalah bisnis yang baru berdiri atau sedang dalam tahap awal perkembangannya.

Untuk mengenalkan sebuah bisnis, tentunya sebuah startup membutuhkan pemasaran. Namun, pemasaran untuk mendapatkan konsumen baru membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Salah satu strategi pemasaran yang banyak dilakukan oleh perusahaan dan pebisnis saat ini adalah community marketing.

Apa itu Community Marketing?

Community marketing adalah taktik di mana merek dan bisnis terlibat dengan komunitas individu yang memiliki minat yang sama.

Tujuan pertukaran ini adalah untuk mengidentifikasi komunitas yang secara alami tertarik dengan merek, filosofi, produk, atau pun layanan bisnis Anda.

Banyak juga keuntungan yang bisa diperoleh bisnis ketika menerapkan strategi community marketing.

Sebarkan pesan perusahaan Anda dengan lebih efektif, tingkatkan jangkauan pesan, percepat pengiriman pesan ke target pasar Anda, dan lainnya.

Saat ini, sebagian besar interaksi komunitas terjadi di lingkungan online seperti grup media sosial, situs blog yang ditargetkan, dan forum pesan online.

Membangun komunitas dalam lingkungan online pada akhirnya memberi bisnis dan bisnis hubungan penting dengan pelanggan mereka dan membangun hubungan jangka panjang yang kuat dengan mereka.

Namun di sisi lain, percakapan yang dilakukan secara online dapat berisiko jika pelanggan kehilangan kontak pribadi dengan bisnis atau perusahaan.

Jenis Community Marketing

Ada dua jenis community marketing:

Community marketing organik adalah yang disebut pemasaran yang diperoleh dibuat tanpa bantuan merek. Komunitas ini berfungsi untuk menghubungkan dan mempererat hubungan antar anggota komunitas dan menciptakan loyalitas pelanggan.

Perusahaan terlibat langsung dalam komunitas pemasaran sebagai sponsor. Bisnis dapat membantu mempromosikan kesejahteraan komunitas tertentu dalam masyarakat.

Yaitu dengan memberikan waktu atau uang. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

3+ Manfaat Community Marketing

Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari penerapan community marketing.

1. Peningkatan Loyalitas dan Kepercayaan Konsumen

Saat ini, konsumen tidak hanya ingin menggunakan produk dan layanan yang Anda tawarkan.

Baca:  Apa itu Churn Rate, Penyebab, Metode Menghitung dan Mengurangi

Tetapi mereka juga ingin mendengarkan Anda dan berinteraksi dengan Anda. Keluhan, saran, atau diskusi dipersilakan. Nah, community marketing bisa mewujudkannya.

Community marketing mendengarkan konsumen dan berkomunikasi secara terbuka. Dengarkan keluhan mereka, terima saran mereka, berikan informasi, dan diskusikan secara aktif.

Dengan kata lain, perlakukan mereka seperti manusia, bukan hanya metrik Excel dan target penjualan. Hasilnya adalah peningkatan dramatis dalam tingkat loyalitas dan kepercayaan konsumen.

2. Memperluas Brand Awareness Bisnis

Pernahkah Anda mendengar atau melihat seseorang berbicara tentang merek yang tidak Anda kenal sebelumnya, apakah itu di dunia nyata atau di internet?

Tentu, Anda penasaran dan sedang mencari nama merek di Google, bukan?

Ini adalah salah satu keuntungan dari community marketing. 77% bisnis percaya komunitas dapat meningkatkan kesadaran merek.

Jadi jika Anda memiliki komunitas, banyak orang akan membicarakan bisnis Anda. Akibatnya, lebih banyak orang cenderung mengetahui merek Anda dan menjadi konsumen.

3. Kenali Konsumen Anda Lebih Baik

Community marketing adalah memungkinkan Anda untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Jadi Anda bisa mengenal mereka lebih detail.

Buktinya adalah 86% bisnis mengatakan bahwa komunitas online membantu mereka mempelajari lebih lanjut tentang kebutuhan konsumen.

Jadi, Anda dapat mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka serta mendapatkan umpan balik tentang berbagai kebijakan bisnis.

Anda bisa mendapatkan banyak informasi berharga secara langsung dan detail dari konsumen. Sekarang, Anda dapat menggunakan informasi ini untuk banyak hal.

Mulai dari meningkatkan berbagai aspek bisnis Anda, merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, hingga menciptakan inovasi produk sesuai kebutuhan konsumen.

4. Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Konsumen

Retensi pelanggan atau pelanggan tetap adalah impian yang menjadi kenyataan bagi setiap bisnis. Mengapa? Mereka selalu setia membeli produk terbaru Anda dan merekomendasikannya kepada orang-orang terdekatnya.

Plus, ini menghemat anggaran Anda karena biayanya 5-25 kali lebih mahal untuk mendapatkan pelanggan baru.

Mendapatkan pelanggan reguler itu mudah dengan pemasaran komunitas. Karena kami tidak hanya fokus untuk mendapatkan pelanggan baru. Tapi juga memperhatikan pelanggan lama.

Anda terus-menerus berkomunikasi dengan mereka, menanggapi pertanyaan dan keluhan, dan selalu memperbaruinya.

Oleh karena itu, konsumen lama merasa benar-benar dihargai. Akibatnya, mereka tidak akan ragu membelanjakan lebih banyak uang untuk Anda.

Strategi Community Marketing

Bagi mereka yang tertarik untuk menerapkan strategi community marketing, berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menerapkannya dengan benar.

  • Tentukan tujuan yang ingin Anda capai dan jelaskan kepada pelanggan yang bergabung dengan komunitas Anda.
  • Manfaatkan peran media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan.
  • Gunakan media sosial untuk memantau reaksi dari anggota komunitas.
  • Pastikan citra merek Anda konsisten di berbagai platform.
  • Bangun hubungan yang erat dan saling percaya dengan pelanggan.
  • Pahami cara melacak bisnis yang beroperasi.
  • Evaluasi apakah strategi pemasaran komunitas Anda dijalankan dengan benar.
  • Jalankan komunitas pemasar Anda secara mandiri.
  • Strategi pemasaran komunitas tradisional semakin kreatif.
Baca:  Menganalisis Situs Web: Kunci untuk Mengembangkan Bisnis Anda

Kecenderungan saat ini adalah ke arah kemitraan yang dipadukan dengan program CSR yang melibatkan lembaga dan komunitas lokal.

Jenis dan Contoh Community Marketing

Ada dua jenis community marketing:

1. Pemasaran Komunitas Organik

Organic Community Marketing adalah komunitas yang dibentuk oleh konsumen tanpa bantuan Anda. Grup Fan Facebook, diskusi di forum online tertentu, komunitas informal di kota, dll.

Contohnya bisa dilihat di komunitas PlayStation 4 Kaskus. Komunitas ini dibentuk oleh anggota Kaskus yang memiliki PlayStation 4. Jadi dia konsumen biasa, bukan karyawan Sony.

Dalam pemasaran komunitas jenis ini, konsumen secara otomatis berinteraksi satu sama lain tanpa memerlukan kehadiran atau persetujuan Anda. Dari melakukan sesi tanya jawab, hingga diskusi, saran, dan spekulasi.

Tidak ada yang salah. Namun, jika tidak terpantau, jenis pemasaran komunitas ini dapat berdampak negatif pada merek Anda. Mengapa demikian?

Jika konsumen tidak menyukai produk atau kebijakan Anda, hal itu dapat merusak reputasi merek Anda secara serius.

Mereka bebas berbicara buruk tentang Anda, memengaruhi orang lain untuk berbicara buruk tentang Anda, membuat asumsi yang tidak berdasar, dan melakukan hal-hal negatif lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau dan berinteraksi secara aktif dalam komunitas seperti ini. Melakukan hal tersebut dapat membatasi atau bahkan mencegah perilaku konsumen yang berlebihan.

2. Pemasaran Komunitas Bersponsor

Pemasaran komunitas bersponsor, di sisi lain, adalah komunitas yang sengaja Anda buat untuk konsumen Anda.

Jadi konsumen tidak hanya bisa berinteraksi satu sama lain, mereka juga bisa berinteraksi dengan Anda. Akun media sosial bisnis, komunitas resmi kota, acara yang Anda selenggarakan, dll.

Pemasaran komunitas bersponsor adalah jenis yang paling sering dijalankan oleh bisnis. Tidak heran Anda dapat mengawasi dan berpartisipasi dalam interaksi sejak awal pembentukan komunitas Anda.

Oleh karena itu, potensi umpan balik negatif dan kesalahpahaman dari konsumen sangat kecil.

Oh iya, setelah belajar tentang community marketing, Anda bisa menerapkan strategi marketing lainnya untuk membantu bisnis mendapatkan hasil yang maksimal.

Tinggalkan komentar

   

Artikel Terkait: