Cara Mengatur Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Mengatur Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Langkah – Langkah Manajemen Keuangan Rumah Tangga | Dalam keluarga, biasanya yang mengendalikan keuangan adalah ibu. Tentu ini menjadi tanggung jawab yang besar, apalagi di saat krisis harga kebutuhan pokok sedang melambung tinggi.

Agar tidak khawatir dengan habisnya uang dikarenakan keuangan menipis, para ibu perlu mengetahui cara mengelola keuangan dibawah ini.

Keterampilan Praktis untuk Mengelola Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Umumnya pengeluaran keluarga meningkat dengan kelahiran bayi, terutama jika hanya ada satu pencari nafkah. Inilah mengapa ibu rumah tangga harus memiliki penghasilan tambahan, seperti usaha keluarga.

Bagi yang berpenghasilan tidak tinggi tentunya harus memiliki strategi yang tepat agar usaha keluarga dapat terus terjaga dengan baik. Asal tahu triknya, cara mengelola keuangan keluarga dengan gaji 2 hingga 3 juta atau kurang sebenarnya bukan tidak mungkin.

Dibawah ini kami mengulas langkah mengatur manajemen keuangan rumah tangga.

Tips Mengatur Manajemen Keuangan Rumah Tangga

1. Bangun Rencana Keuangan Tiap Bulan

Pertama evaluasi total pendapatan bulanan yang Anda terima dari berbagai sumber. Ini akan membantu Anda menjadi objektif tanpa terlalu pelit. Yang terpenting yaitu menyesuaikan tersedianya dana dengan pengeluaran dengan cukup baik.

Prioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan dasar, seperti belanja bulanan, bayar tagihan harian, uang sekolah dan bayar cicilan atau pinjaman (jika ada).

2. Simpan Dana Darurat

Mitra baru atau mitra jangka panjang wajib mengatur dana darurat. Ini adalah saran dari Jane Nowak, konsultan keuangan AS. Dana darurat adalah tabungan yang tidak dapat digunakan kecuali dalam situasi darurat.

Baca:  11 Alat Pembayaran Internasional yang Harus Anda Ketahui

Definisi keadaan darurat sangat subjektif dan Anda dapat mencapai kesepakatan dengan pasangan Anda. Misalnya, tiba-tiba kepala keluarga yang di-PHK, rumah yang tiba-tiba diperbaiki, atau ada anggota keluarga yang sakit.

3. Teliti dalam Mengatur Budget Belanja

Terutama ibu, harus memilih dengan cermat bagaimana mengelola situasi keuangan bulanan dan memiliki mental kuat dalam melaksakannya.

Sekalipun godaan untuk berbelanja ada di mana-mana, pastikan tunduk oleh rencana keuangan yang telah Anda kembangkan. Ini untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

Cara termudah untuk berlatih adalah dengan selalu membawa catatan saat berbelanja setiap bulan dan hindari kebiasaan berkeliling. Pastikan untuk tidak membeli apapun selain catatan ini untuk menghindari pemborosan.

Dengan mengatur tabungan untuk dana darurat, Anda akan dimudahkan dalam menerapkan cara mengelola keuangan di masa-masa sulit, lalu mencari jalan keluar.

4. Menabung

Cara mengelola manajemen keuangan rumah tangga dengan penghasilan minim memang tidak mudah, apalagi jika harus menyisihkan uang untuk menabung. Tabungan adalah satu-satunya cara untuk menyimpan tabungan gaji bulanan. Caranya adalah dengan mengurangi pengeluaran yang tergolong konsumtif yang bisa dikeluarkan.

Misalnya, berhenti nongkrong di kafe, menonton teater, atau berbelanja setiap bulan. Untuk mencapai tujuan menabung, harap segera sisihkan persentase tertentu dari tabungan saat Anda menerima gaji setiap bulan. Jumlah yang ideal adalah 30% dari total gaji, tetapi jika tidak memungkinkan, minimal 10%.

Bikin rekening bank yang baru tanpa ATM untuk menabung, jadi Anda tidak berencana untuk menggunakannya.

5. Berinvestasi

Tabungan dan investasi sangat erat kaitannya. Yang terbaik adalah tidak hanya menabung, tetapi mengembangkan uang untuk meningkatkan jumlahnya. Saat ini semakin mudah untuk memilih berbagai macam investasi yang bisa disesuaikan dengan tersedianya dana.

Baca:  Apa itu PKP dan Non PKP? Aturan dalam Pembayaran Pajak

Anda dapat memilih untuk berinvestasi dalam reksadana, emas, obligasi, dll. Diskusikan ini dengan penasihat keuangan tepercaya.

6. Sediakan Dana Pendidikan untuk Anak

Ketika Anda mengetahui bagaimana mengatur manajemen keuangan rumah tangga agar tidak pemborosan, Anda juga perlu tahu bagaimana mempersiapkan masa depan anak Anda. Salah satunya dengan menyediakan dana pendidikan yang cukup.

Tiap tahun, biaya pendidikan selalu naik, terutama jika Anda ingin mendaftarkan Anak Anda di institusi pendidikan terbaik. Belum lagi mendaftarkannya dalam berbagai kursus untuk meningkatkan potensi Anak. Tentunya semua ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Anda perlu melakukan sesuatu dalam manajemen keuangan rumah tangga untuk menciptakan masa depan yang terbaik bagi anak-anak.

  • Tentukan besaran biaya yang digunakan untuk biaya pendidikan anak, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Pilih institusi pendidikan yang ingin Anda dirikan untuk sekolah anak Anda, dan kemudian pantau tingkat pendaftaran, semester, dll.
  • Perkirakan kenaikan biaya sekolah sehingga Anda memiliki perkiraan total biaya untuk setiap tingkat pendidikan.
  • Selanjutnya yaitu memilih tabungan atau tempat investasi keuangan untuk mencapai tingkat pendidikan yang ditargetkan.

Jika Anda memang menabung tidak memungkin dengan jumlah penghasilan bulanan Anda sebagai dana pendidikan, buatlah prioritas. Bisa dimulai dari waktu terdekat, seperti merencanakan TK, dan sekolah dasar untuk anak. Lakukan ini secara bertahap ke berikutnya.

Demikian cara mengatur manajemen keuangan rumah tangga tersebut. Semoga dapat menambah wawasan kita.