Cara Berjualan di Shopee untuk Pemula | Step by Step

cara berjualan di shopee untuk pemula

Anda berencana dan ingin berjualan di Shopee? Panduan ini akan membantu Anda cara berjualan di Shopee untuk pemula. Saya membahasnya hingga tuntas.

Untuk yang ingin berjualan di Shopee tapi masih pemula dan bingung harus mulai dari mana, karena ingin menjual terlalu banyak item dan skalanya masih kecil. Kemudian, Anda perlu memperhatikan petunjuk berikut.

Market shopee memang merupakan e – Commerce yang besar, dimana terdapat banyak penjual, dan jumlah penjual atau pembeli yang terdaftar lebih tinggi dari jumlah rata-rata, oleh karena itu inilah cara berjualan di Shopee untuk pemula.

Cara Berjualan di Shopee untuk Pemula

1. Daftar Akun Shopee

cara berjualan di shopee untuk pemula

Pertama, buka situs resmi Shopee di browser desktop Anda. Selain menggunakan PC, Anda pub bisa mendaftar dengan ponsel menggunakan aplikasi Shopee yang bisa diunduh di Google Play store dan Apple App Store.

Klik tombol “daftar” di pojok kanan atas untuk membuka akun baru. Setelah mengklik, isi data pribadi Anda di formulir.

2. Pikirkan Produk yang Ingin di Jual

Ada 3 plihan status Anda jika ingin berjualan di Shopee. Dropship, reseller, dan menjual produk sendiri. Saya uraikan di bawah ini:

Dropship

Dropship adalah model bisnis yang memungkinkan sebuah bisnis beroperasi tanpa memelihara persediaan, tanpa harus memiliki gudang untuk menyimpan produknya, atau bahkan mengirimkan produknya sendiri kepada pelanggan.

Cara kerjanya adalah dropshipper bekerja dengan supplier untuk pengiriman langsung yang memproduksi dan / atau menyimpan produk, mengemas produk, dan mengirimkannya langsung ke pelanggan atas nama dropshipper.

Singkatnya, ini adalah istilah cara kerja dropship:

  • Pelanggan memesan produk di toko online dropship.
  • Dropship meneruskan pesanan dan detail pelanggan ke supplier untuk dikirim.
  • Supplier mengemas dan mengirim langsung pelanggan atas nama dropship atau toko dropship.

Model bisnis ini sangat menarik karena menghilangkan kebutuhan pemilik toko untuk memiliki ruang fisik seperti gudang – sebagai gantinya, yang Anda butuhkan hanyalah laptop dan koneksi internet.

Reseller

Reseller adalah menjual produk orang lain. Dalam hal ini, supplier sudah memiliki market dan reputasi yang baik terhadap konsumen.

Tugas Reseller adalah menjualnya kembali. Jika memungkinkan, Anda perlu membeli produk supplier terlebih dahulu dengan jumlah pesanan minimum.

Kemudian Anda bisa mendapatkan diskon di masa mendatang. Sesuai kesepakatan dengan supplier. Anda bisa berjualan produk dengan harga yang sedikit lebih tinggi.

Dengan kata lain, Anda tidak perlu membangun brand dari awal, inventaris mudah dikelola, dan harga biasanya lebih tinggi. Kerugiannya modal awal untuk membeli produk pesanan minimum biasanya sangat besar.

Menjual Produk Sendiri

Tidak masalah jika Anda ingin membuat produk sendiri atau memilih menjadi reseller terlebih dahulu sebagai langkah pembelajaran.

Jika Anda benar-benar ingin memulai bisnis tanpa terlalu banyak mengeluarkan anggaran dan proses yang rumit, maka Anda bisa mulai menjadi reseller terlebih dahulu, sekaligus mengumpulkan dana yang cukup untuk membuat produk sendiri. Dan sekaligus mempersiapkan diri menjadi pencipta produk yang akan dijual.

Sebagai pencipta produk yang Anda jual, Anda pasti akan merasa puas, dan ide yang Anda miliki akan lebih mudah untuk di kreasikan.

2. Pilih Jual

jual di shopee

Setelah registrasi, pilih menu “Sales” di kiri atas. Untuk smartphone, menu ini bisa diakses dengan mengklik tab I di pojok kanan bawah layar dan mengklik opsi start selling di pojok kiri atas.

Setelah itu, Anda akan masuk ke fungsi Shopee Seller Center. Ini adalah semacam pusat kendali yang menjalankan toko Anda.

Pilih menu pengaturan toko. Kemudian, mulailah dengan nama toko, deskripsi toko, logo / foto toko dan banner toko, dan isi informasi toko Anda. Setelah mengisi semuanya, klik “Simpan”.

3. Tetapkan Alamat Toko dan Layanan Pengiriman

Setelah itu, pilih menu My Address agar Anda dapat mengatur alamat toko. Kemudian klik tombol Add New Address. Isi formulir yang memberikan detail alamat toko, dan klik “Simpan”.

Setelah itu pilih menu “Service Delivery” untuk mengatur layanan ekspedisi transportasi yang akan digunakan toko tersebut. Akan ada beberapa opsi, lalu klik Toggle di layanan transportasi yang diperlukan hingga berubah menjadi hijau.

4. Atur Rekening Bank

Setelah itu, Anda dapat mengisi detail rekening bank Anda untuk melakukan pembayaran atau mengumpulkan pembayaran penjualan. Caranya yaitu dengan klik menu “Rekening Bank”. Setelah itu, Anda akan diminta untuk memasukkan password akun Shopee Anda untuk memverifikasi.

Baca:  Apa itu Strategi Bisnis dan Bagaimana Kaitannya dengan BSC?

Jika menambahkan rekening bank, klik opsi “Tambahkan Rekening Bank”. Setelah itu, isilah formulir detail rekening bank yang telah disediakan dan klik Lanjutkan.

5. Mulai Berjualan

Sekarang toko Anda siap dalam penjualan. Dalam mulai menjual, klik ikon kotak yang di samping nama akun dan pilih menu “Produk Saya”.

Untuk menambahkan produk, klik opsi Tambahkan produk baru. Tulis nama produk, dan pilih kategori yang menurut Anda sesuai untuk produk penjualan tersebut, misalnya pakaian pria > atasan > kemeja, dan klik Lanjutkan.

6. Masukkan Rincian Produk

Silahkan memasukkan rincian lebih detail mengenai produk di formulir yang sudah di sediakan. Mulailah dengan deskripsi, merek, asal produk, bahan dan gaya. Setelah itu isikan informasi penjualan termasuk harga dan jumlah persediaan produk.

Unggah foto untuk memamerkan produk Anda untuk dijual. Shopee memungkinkan Anda untuk mengunggah hingga 9 foto. Kemudian masukkan detail pengiriman, termasuk berat produk (gram), ukuran paket dan ongkos kirim.

7. Simpan dan Tampilkan

Setelah mengisi semuanya, klik “Simpan dan tampilkan”. Ulangi langkah memasukkan produk hingga semua produk yang terjual diunggah ke Shopee. Sekarang, semua pengguna Shopee dapat mencari dan melihat produk penjualan Anda.

Tips Sukses Berjualan di Shopee untuk Pemula

Sukses berjualan di Shopee itu tidak mudah!! Ikutt trik ini cara berjualan di Shopee bagi pemula.  Karena kita membutuhkan strategi agar produk laku terjual. Saya menyarankan Anda mengikuti strategi berikut ini.

1. Aktifkan Pengiriman Ongkir Gratis

Shopee memberikan gratis ongkos kirim dan jumlah minimum belanja mulai dari 0, Rp30.000, Rp90.000, dan Rp200.000.

Pengiriman gratis adalah salah satu daya tarik terbesar bagi pembeli. Saya menyarankan Anda untuk segera mengaktifkan fitur ini. Satu-satunya persyaratan adalah identitas KTP dan selfie dengan KTP.

Jika pembeli menggunakan voucher pengiriman gratis, Anda tidak perlu membayar biaya pengiriman ke layanan pengiriman.

2. Manfaatkan Chat Langsung

Agar memudahkan setiap seller dalam berjualan, Shopee telah menyediakan berbagai fitur menarik yang dapat Anda coba.

Salah satunya adalah real-time chat, yang memudahkan kita berkomunikasi langsung dengan konsumen. Misalnya, saat persediaan habis, kita dapat segera memberi tahu Anda.

3. Gunakan Toko untuk Memilih Fitur Produk

Produk pilihan toko adalah fitur yang dikembangkan oleh Shopee sejak 2018. Di sini, penjual bisa membuat koleksi produk yang berisi empat hingga delapan produk. Dengan cara ini, pembeli dapat lebih mudah menemukan apa yang mereka butuhkan berdasarkan kategorinya.

4. Perbanyak Produk

Strategi kedua cara berjualan di shopee untuk pemula adalah meningkatkan jumlah produk yang terjual.

Semakin banyak produk di etalase toko, semakin besar peluang menarik pembeli. Jika toko Anda memiliki kurang dari 5 produk, maka akan sulit menemukan pembeli.

Anda tidak perlu banyak waktu untuk mengupload produk, karena Shopee menyediakan fungsi untuk upload banyak.

5. Tingkatkan Jumlah Pengikut di Toko

Shopee menyediakan fungsi following dan followers, seperti Instagram dan Twitter.

Ini sangat mempengaruhi kinerja penjualan toko. Semakin banyak pengikut atau followers, semakin besar kemungkinan produk Anda akan terjual.

Pertama-tama, Anda juga harus fokus untuk meningkatkan jumlah pengikut terlebih dahulu.

6. Mengikuti Program Khusus dari Shopee

Shopee menyediakan banyak program khusus untuk penjual. Salah satunya adalah panic buying. Flash sale sendiri merupakan produk yang dijual dengan harga diskon dalam waktu yang singkat.

Semua pengguna Shopee dapat melihat program Flash Sale ini. Karena itu, mengikuti program flash sale bisa menjadi salah satu strategi jitu untuk menarik pembeli.

7. Pilih Produk yang Banyak Dicari Pembeli

Strategi utama untuk berjualan di Shopee adalah menemukan dan memilih produk yang banyak diminati pembeli.

Anda harus bisa meriset tren yang sedang ada saat ini. Jika Anda menjual produk yang banyak peminatnya, penjualan Anda akan meningkat pesat. Untuk melakukan riset, saya sudah membuatkan panduannya di sini: Cara riset produk menggunakan Google Trends.

Untuk memenangkan persaingan dengan penjual lain dengan produk serupa, coba tawarkan harga yang lebih rendah. Dengan cara ini, konsumen akan lebih menyukai produk yang ada di toko Anda.

8. Review Penjualan

Walaupun berjualan di Shopee berbasis online, namun sangat penting juga untuk membuat ringkasan penjualan agar Anda lebih mudah dalam menganalisis hasil penjualan.

9. Mengejar tag Penjual Shopee Star

Sebagai penjual Bintang di Shopee, tidak diragukan lagi Anda dapat membawa banyak keuntungan ke toko online Anda. Karena dengan label ini, pembeli akan lebih percaya dengan kualitas dan kredibilitas produk yang dijual di toko Anda.

Namun, untuk mendapatkan label “Star Seller”, Anda harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Lengkapi data diri dan KTP terverifikasi.
  • 100% membalas obrolan. Artinya Anda harus rajin mengaktifkan fungsi Shopee Live Chat.
  • Memiliki peringkat minimal 4,5 bintang.
  • Volume penjualan bulanan mencapai 100 pesanan.
  • Melayani 25 pembeli berbeda setiap bulan.
  • Tidak ada penalti dan pelanggaran dalam aktivitas akun Shopee.

Cara Berjualan di Shopee Agar Cepat Laku

1. Mulailah dengan Citra Merek atau Branding yang Baik

Rahasia menjual produk terbaik di Shopee adalah membangun citra merek yang baik terlebih dahulu. Untuk mengambil langkah pertama menuju merek yang baik, Anda bisa mulai dengan nama dan logo atau foto yang disertakan di situs web Shopee.

Baca:  Apa itu Stock Opname dan Manfaat Bagi Perusahaan

Logo dan nama toko yang menarik dan mudah diingat akan memberikan hasil yang lebih baik daripada nama toko yang tidak menarik atau sulit diucapkan. Hal yang sama berlaku untuk logo atau gambar yang Anda gunakan.

Tidak masalah asalkan menggunakan nama brand yang lucu atau aneh, selama masih diterima oleh komunitas dan tidak menyinggung kelompok atau komunitas tertentu.

2. Unggah Foto Produk yang Menarik Sebanyak Mungkin

Agar produk kelihatan kredibel, perbanyaklah melakukan unggah produk.

Jika Anda tidak memiliki kamera profesional, Anda bisa menggunakan smartphone Anda untuk memotret produk yang Anda jual.

Jika memungkinkan, Anda bisa mengedit foto produk sebelum mengunggahnya ke Shopee untuk menambah daya tarik produk yang dijual.

Ingatlah selalu untuk tidak menyalin foto produk yang sama dari toko pesaing, terutama jika riwayat penjualan toko pesaing lebih baik baik dari Anda.

3. Jelaskan Produk Anda dengan Deskripsi yang Menarik

Selain foto produk yang menarik, sebelum seseorang membeli produk Anda, daya tarik utamanya adalah deskripsi produk Anda. Oleh karena itu uraian yang jelas dan menarik. Dengan cara ini perlu Anda terapkan dalam penjualan online.

Buat deskripsi produk semenarik mungkin. Ini dinamakan teknik copywriting. Anda dapat belajar secara tuntas teknik menulis copy writing produk di Pandagila.

Tidak sulit untuk mendeskripsikan produk yang ingin Anda jual jika Anda sudah menguasai teknik copyriting. Belajar teknik copywriting itu mudah.

Selain memberikan informasi yang menarik tentang produk, Anda juga harus memberikan informasi yang jelas tentang standar produk yang dijual, seperti keunggulan dibandingkan produk sejenis lainnya.

Jangan lupa juga untuk menampilkan informasi detail produk, seperti spesifikasi, warna, ukuran, berat, dll. Hal ini akan membantu calon pembeli memahami produk yang Anda perdagangkan.

4. Perbanyaklah Varian Produk

Cobalah untuk memposisikan diri Anda sebagai pembeli potensial dan kebetulan menemukan produk yang menarik. Namun ketika saya cek, ternyata toko online yang menjual produk tersebut hanya berupa dua produk dengan history transaksi yang sangat singkat.

Apakah Anda ragu dan memilih toko yang modelnya seperti itu? Karena mungkin menurut Anda toko tersebut tidak serius dalam melakukan penjualan, atau ada tanda-tanda penipuan.

Oleh karena itu, dengan memperbanyak variasi produk. Ada banyak varian produk di toko tersebut, kredibilitas Anda sebagai pebisnis online akan meningkat, dan calon pembeli aga senang memilih produk yang Anda jual.

5. Tawarkan Produk di Sosisal Media

Menawarkan produk di sosial media bisa menjadi trik kampanye serta produk akan cepat terjual dan efisien.

Kekuatan media sosial memang tidak main-main, karena bisa menjangkau banyak orang dan bisa membuat informasi tersebar secara tiba-tiba dan tidak terduga.

Maka dari itu, jangan sampai ketinggalan fitur social media, karena bisa membuat produk Anda cepat laku di Shopee.

Selain itu, salah satu kelebihan Shopee adalah menyediakan fitur yang dapat menghubungkan produk yang Anda jual untuk promosi langsung di akun media sosial Anda.

Jadi setiap anda mengupload produk baru berarti anda dapat memberikan notifikasi kepada teman atau follower anda di sosial media, dan jika beruntung mereka akan menyebarkan informasi tersebut kembali ke teman atau followernya.

6. Dorong Produk Secara Teratur

Fungsi push produk yang disediakan Shopee kepada seller di situs tersebut dapat digunakan sebagai untuk menjual dengan cepat.

Dengan fungsi push ini, seller bisa push produk yang dijualnya sehingga bisa ditempatkan di top list website Shopee dalam kurun waktu tertentu.

Setelah mendorong produk ke daftar teratas, peluang pengunjung situs web Shopee melihat produk Anda juga akan meningkat secara dramatis, dan itu akan secara efektif mempromosikan penjualan Anda.

7. Ramah Menghadapi Pelanggan

Jika ada calon pembeli yang bertanya atau berdiskusi tentang produk yang Anda jual, berarti calon pembeli sudah tertarik dengan produk yang Anda jual.

Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena Anda dapat meningkatkan peluang penjualan meningkat hanya dengan menjawab pertanyaan mereka.

Saya menyarankan Anda menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, sopan dan ramah untuk menangani masalah pelanggan potensial. Jika produk yang mereka cari kosong atau kehabisan stok, Anda dapat mencoba menyediakan produk serupa dengan warna atau rasa yang berbeda.

8. Perhatikan Harga Produk

Selalu memperhatikan harga produk yang dijual merupakan salah satu trik meningkatkan penjualan di Shopee sehingga Anda harus mengetahui quick sale selanjutnya.

Di toko tradisional dan toko online, harga menjadi perhatian utama calon pembeli sebelum membeli suatu produk, kecuali kualitas produk itu sendiri.

Oleh karena itu, memperhatikan harga menjadi salah satu metode penjualan yang harus diperhatikan oleh seller Shopee khususnya di penjual pemula.

Apakah berjualan di Shopee itu gratis?

Dalam berjualan di Shopee, Anda sama sekali tidak mengeluarkan dana sepeserpun. Sehingga Anda akan merasa lebih tenang dalam berjualan. Kecuali produk yang Anda jual di iklankan.

Apa keuntungan berjualan di Shopee?

Keuntungan yang menarik yaitu, Shopee memberikan Gratis Ongkir untunk pelanggan tanpa memotong dana di akun Shopee Anda.Ini akan memungkin produk yang dijual akan cepat laris.

Jualan apa yang laris di Shopee?

Untuk melihat produk yang laris, Anda bisa lihat di beranda atau home di Shopee dan Anda akan melihat Sub kategori mengenai produk yang paling laris. Atau Anda dapat menggunakan Google Trends untuk riset produk yang paling laris.

Default image
Syarif