Apa Itu Kredit Mikro? Sejarah, Manfaat dan Cara Pelunasan

kredit mikro

Kredit Mikro – Keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi perekonomian Indonesia, dan tentunya juga memberikan kesempatan kerja.

Oleh karena itu, pemerintah mendukung dan meningkatkan peluang usaha masyarakat dengan menyediakan sumber pembiayaan, salah satunya dengan memberikan pinjaman mikro, kecil, menengah, dan koperasi melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Guna menyukseskan implementasi KUR, pemerintah juga telah bekerja sama dengan sejumlah bank di Indonesia untuk menyalurkan KUR.

Namun karena fakta di bidang ini bahwa beberapa perusahaan masih kesulitan untuk memberikan pinjaman guna mengembangkan usahanya, mungkin tidak semua UKM mengetahui adanya pinjaman ini. Oleh karena itu, kami akan membahas kredit mikro lebih dalam.

Apa Itu Kredit Mikro?

Kredit mikro adalah sejumlah pinjaman kecil yang dirancang untuk diberikan kepada kelas menengah, mereka tidak memiliki hipotek, tidak memiliki pekerjaan, tetapi memiliki riwayat kredit yang dapat diandalkan.

Dan ini bertujuan untuk membantu mereka yang ingin menjadi wirausaha dan memperoleh penghasilan yang berguna untuk hidup mereka.

Sejarah

Sejarah kredit semacam ini diprakarsai oleh seorang profesor yang merintis di bank eksternal. Profesor tersebut memberikan pinjaman mikro kepada orang-orang di negara tersebut.

Orang-orang ini biasanya adalah wanita tanpa penghasilan pasti yang tidak dapat memperoleh pinjaman bank atau pinjaman lain karena kendala keuangan.

Lembaga keuangan mengajukan pinjaman kredit tradisional. Kredibilitas ini awalnya dibentuk untuk mempersatukan orang yang membutuhkan.

Oleh karena itu, kesenjangan yang ada antara masyarakat dengan tingkat ekonomi dan pendidikan yang lebih rendah masih dapat bersaing dengan kemampuan dan keterampilannya.

Pengembangan keuangan mikro semacam ini juga dapat memperdalam pengembangan sumber daya manusia. Misalnya, masyarakat yang memiliki biaya terbatas dan tidak dapat mengajukan pinjaman rutin memiliki kesempatan yang sama untuk memulai usaha sendiri.

Dengan memiliki usaha yang cukup baik, mereka bisa lebih tenang dan fokus mengembangkan usahanya sendiri tanpa perlu mengkhawatirkan hutang.

Baca Juga:  7 Alasan Anda Memberi Gaji Karyawan Di Atas Rata-Rata

Manfaat dari Kredit Mikro

Berbicara tentang pinjaman tentu saja bagus. Mirip dengan bagaimana kredit mikro bermanfaat bagi pengusaha kecil, keuangan mikro dapat memungkinkan pengusaha kecil untuk mengembangkan bisnis mereka sendiri.

Selain kurangnya kreativitas wirausaha, salah satu kegagalan usaha adalah kurangnya dana untuk mengembangkan usaha. Oleh karena itu, ketika mereka ingin mengembangkan usaha sendiri, keberadaan modal dari pinjaman kecil pasti akan membantu mereka.

Tidak hanya untuk pengembangan usaha, adanya pinjaman modal kredit mikro tentunya dapat membuat arus kas dalam usaha berjalan dengan lancar.

Apalagi bagi perusahaan yang baru buka kurang dari dua tahun tentunya membutuhkan banyak dana untuk menjalankan usahanya, seperti listrik, air, membayar gaji karyawan, sewa, dll. Dengan adanya kredit mikro ini dapat membuat kegiatan usaha Anda kembali lancar.

Selain kegiatan pengembangan usaha dan arus kas yang stabil, Anda juga bisa meningkatkan promosi pinjaman modal yang didapat. Anda bisa memulai promosi ini secara bertahap, karena dengan promosi yang tepat hasilnya akan sangat bermanfaat bagi perkembangan bisnis Anda.

Persyaratan Kredit Mikro

Berdasarkan hal tersebut maka prosesnya lebih mudah dibandingkan dengan proses konvensional. Misalnya, bank sendiri menyediakan berbagai jenis pembiayaan mikro, yang selanjutnya akan menentukan batas nominal pinjaman hingga Rp50 juta.

Bank pasti akan memastikan bahwa bisnis peminjam terus berjalan. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, harap pastikan bahwa bisnis Anda berjalan sebagai bukti pengajuan serta jaminan dan objek pendukung pembiayaan kredit ini. Jika kedua syarat tersebut terpenuhi, pemberi pinjaman juga akan memproses kredit sesuai prosedur.

Jangka Waktu dan Cara Melunasi Kredit Mikro

Mengenai metode untuk melunasinya, dapat diangsur setiap bulan. Karena jangka waktu pengembalian ditentukan oleh kesepakatan kedua pihak (yaitu peminjam dan pemberi pinjaman.

Setiap bulan Anda dapat membayar kembali pokok pinjaman dan tingkat bunga pinjaman yang disepakati di awal.

Suku bunga pinjaman jenis kredit mikro ini relatif lebih rendah dibandingkan dengan beberapa jenis kredit lainnya, dan bank biasanya memberikan keringanan bunga pinjaman kepada peminjam.

Baca Juga:  Cara Menemukan Produk untuk Dijual di Shopee

Hal ini dilakukan agar pengusaha dapat melunasi pinjamannya tanpa harus menanggung bunga pinjaman yang besar.

Sebagai pinjaman untuk UKM, pinjaman jenis ini biasanya bisa digunakan untuk jangka waktu hingga 2 tahun.

Jika Anda telah melunasi pinjaman dengan benar dan dapat melunasi tepat waktu, pihak bank pasti akan percaya bahwa Anda bisa mendapatkan pengajuan pinjaman kembali.

Keberadaan kredit mikro tentu memberikan banyak kemudahan bagi para pengusaha kecil, terutama mereka yang berencana mengembangkan usahanya melalui pinjaman ini.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengajukan Kredit Mikro

Limit Kredit

Biasanya, disaat limit kredit yang diberikan oleh beberapa bank berbeda. Misalnya, limit kredit Bank A untuk pinjaman modal berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 10 miliar. Sedangkan untuk Bank B, batas maksimum kredit yang diberikan sebesar Rp5 miliar.

Informasi batas kredit biasanya diposting di situs resmi masing-masing bank, jadi Anda perlu menghubungi bank tersebut kembali. Pastikan batas kredit yang diberikan bank memenuhi kebutuhan kredit Anda.

Suku Bunga

Tentunya setiap bank memiliki cara perhitungan yang berbeda untuk suku bunga pinjaman yang diberikan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah membandingkan sebelum mengajukan pinjaman.

Misalnya, Bank A memberikan layanan untuk kredit sesuai kebutuhan nasabah, yaitu kredit modal kerja khusus. Saat menghitung biaya, jangan lupa untuk mempertimbangkan biaya cadangan dan manajemen.

Kelengkapan Dokumen

Secara garis besar, sebelum mengajukan kredit mikro, persyaratan yang diperlukan harus dipenuhi, seperti dokumen identitas calon debitur, dokumen legalitas usaha, dan dokumen KPR (jika ada).

Persyaratan tersebut tentunya lebih mudah dibandingkan mengajukan kredit jenis lain di bank.

Dokumen yang dimaksud ini berupa KTP, KK dan juga NPWP. Dokumen legalitas berupa Akta mendirikan usaha, SIUP, SITU, TDP, dan SKDP.

Namun, beberapa bank memasukkan data keuangan dalam aplikasi keuangan mikro mereka. Data keuangan yang dimaksud berupa laporan keuangan dan prakiraan arus kas (cash flow).

Dengan tambahan dana, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Untuk pelaku bisnis, Anda juga dapat memanfaatkannya dalam mengembangkan bisnis agar lebih berkembang.

   

Artikel Terkait:

Macam-Macam Usaha Franchise dengan Modal Kecil!

Macam-macam usaha Franchise | Franchise merupakan bisnis yang banyak diminati karena memberikan kemudahan bagi seseorang untuk menjalankannya. Dari segi produk, Franchise Indonesia semakin terdiversifikasi dan…