9 Tips Membuat Presentasi yang Baik untuk Bisnis

Membuat Presentasi yang Baik

Untuk membuat presentasi yang baik selalu merupakan tugas yang rumit, dan seringkali bahkan lebih sulit ketika kita perlu membuat presentasi bisnis.

Hal ini karena, secara umum, keberhasilan karir dapat bergantung pada presentasi ini atau dapat mengakibatkan realisasi negosiasi yang penting untuk bisnis itu sendiri.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana mengelola teknik mulai dari organisasi presentasi itu sendiri, untuk keterampilan Oratorium dan teknik persuasi.

Ingin tahu bagaimana membuat presentasi yang baik untuk bisnis yang mampu memikat dan membantu untuk meningkatkan karir? Berikut ini tipsnya!!

Tips Membuat Presentasi yang Baik

1. Membuat desain yang menarik

Salah satu poin utama yang membuat presentasi yang baik adalah desain yang menarik. Ini berarti bahwa Anda harus selalu memperhatikan tata letak, warna dan informasi yang terkandung dalam slide yang Anda Siapkan.

Kelebihan informasi adalah kesalahan yang sangat umum ketika memilih apa yang seharusnya dan tidak akan muncul dalam presentasi.

Slide harus bekerja hanya sebagai panduan dan tidak bersaing dengan pidato Anda. Itu sebabnya mencoba untuk menggunakan banyak sumber daya visual seperti gambar, grafis, dan beberapa video.

Selain membantu pelat lebih jelas mengikuti presentasi, slide bekerja sebagai dukungan, menghindari saat-saat putus asa ketika Anda memiliki target yang tersisa selama eksposur Anda.

2. Latihlah Oratorium Anda

Ketika membuat presentasi Bisnis, Anda harus mengekspresikan diri secara tegas, sementara mengekspresikan kohesi dan kejelasan dalam argumen Anda.

Ketika kita berbicara di depan umum,itu ide yang baik untuk sedikit menaikkan nada suara, menunjukkan kehadiran dan mendominasi panggung Anda.

Baca:  Bagaimana Mengintegrasikan Bidang Pemasaran dan Penjualan

3. Menunjukkan pengetahuan dan wewenang

Pembicara yang baik sepenuhnya mendominasi masalah ia menangani di atas panggung. Ini berarti bahwa Anda harus menampilkan citra otoritas,menyajikan argumen tanpa ragu-ragu.

Hal penting lainnya di sini adalah untuk mendefinisikan irama kata Anda dengan jelas. Hindari berbicara terlalu cepat untuk menghindari kegugupan.

Sebagai imbalannya, Jangan lari sangat lambat, karena Anda dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak yakin tentang hal itu.

4. Pelajari audiens Anda

Jelas, Anda tidak akan selalu mendapatkan kesempatan ini, tapi bila mungkin, jangan menyerah pada mengetahui audiens Anda akan berbicara dengan.

Selain memberi Anda lebih banyak kemudahan untuk mengetahui siapa yang akan mendengarkan presentasi Anda, Anda akan memiliki kesempatan untuk menyesuaikan bahasa dan konten sesuai dengan penonton.

Sebuah konferensi dengan topik yang lebih teknis cocok untuk audiens dengan pengetahuan yang mendalam, dengan siapa Anda dapat membuat lebih banyak kemajuan dalam argumen.

5. Memiliki rencana B

Jika Anda tahu publik dan tahu persis sebanyak mungkin tentang hal itu, Anda akan lebih siap untuk peristiwa tak terduga.

Ini berarti bahwa masalah dengan komputer, slideshow atau internet, yang dapat merusak konferensi direncanakan buruk, tidak akan mempengaruhi Anda.

Dalam pengertian ini, cara terbaik adalah memiliki beberapa cadangan dari presentasi Anda diakses secara offline, sehingga menghindari ketergantungan sumber daya yang tidak stabil seperti internet.

Juga, memiliki anotasi tulisan tangan sehingga Anda tidak bergantung pada slide. Jadi, jika ada kejadian tak terduga terjadi, Anda akan dapat melakukan presentasi bisnis Anda secara normal, bahkan tanpa sumber daya teknologi.

6. Membuat script

Banyak orang, ketika mereka berbicara tentang topik yang mereka sukai dan mendominasi, mungkin akhirnya terbawa oleh subjek perencanaan.

Itu bahkan lebih merusak ketika presentasi bisnis memiliki terbatas dan waktu yang umumnya lebih singkat. Untuk mencegah hal ini terjadi, penting untuk menulis skrip dengan topik yang berisi semua yang akan Anda alamatnya dalam presentasi Anda.

Baca:  Perbedaan Antara Branding Vs Pemasaran Vs Iklan

Cobalah untuk menuliskan kata kunci dan frasa yang akan membantu Anda mengingat poin yang harus Anda bicarakan segera.

7. Perhatikan durasi waktu

Script membantu Anda mengontrol tema dan menghindari Ramblings, tetapi juga penting untuk tetap berpegang pada waktu yang tersedia.

Presentasi selama 30 menit dapat sepenuhnya berbeda dari presentasi 2 jam pada topik yang sama. Juga ingat bahwa, di samping presentasi, Anda mungkin harus membuka pertanyaan.

Dengan cara itu, waktu yang tersedia mungkin akan lebih pendek daripada yang direncanakan awalnya, membutuhkan fleksibilitas untuk menyesuaikan semua yang Anda katakan pada waktu itu.

8. Jaga ekspresi tubuh

Ekspresi verbal adalah bentuk komunikasi yang paling jelas, tetapi tubuh kita bisa berkata lebih dari suara kita. Itu karena gerakan dan postur tubuh memiliki banyak pengaruh cara orang menyerap apa yang akan Anda katakan.

9. Gunakan teknik bercerita

Bercerita adalah teknik yang terdiri dari menceritakan kisah yang relevan, menggunakan sumber audiovisual untuk memperkaya narasi.

Banyak digunakan saat ini dalam strategi pemasaran, bercerita dapat dimasukkan dalam berbagai situasi lain, seperti dalam presentasi bisnis.

Untuk melakukan hal ini, cukup untuk mengadaptasi narasi yang mendukung transmisi informasi, mengambil keuntungan, misalnya, dari kasus sukses atau cerita mengatasi.

Kemungkinan memperkaya presentasi Anda, menjamin perhatian masyarakat dan meningkatkan interaksi mereka dengan topik yang Anda transmisi yang besar.

Bercerita adalah cara yang bagus untuk menggunakan pemicu mental,keputusan otomatis bahwa otak kita membuat secara tidak sadar ketika dirangsang. Tapi itu hanya salah satu teknik yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan presentasi bisnis Anda jauh lebih.

Itulah 9 tips dalam membuat presentasi yang baik untuk bisnis.

Default image
Syarif

Tinggalkan Balasan